Kamis, 12 Februari 2015
Jumat, 23 Januari 2015
Manusia dan Pandangan Hidup
Manusia dan Pandangan Hidup
A. Pengertian Pandangan Hidup dan Ideologi
Pandangan hidup
adalah sikap manusia yang paling mendasar dalam menyikapi segala
hal yang terjadi, baik itu berupa masalah, tugas, tantangan dan segala yang
dilakukan manusia pasti mempunyai pandangan masing-masing.
Ideologi adalah system pemikiran abstrak (tidak
hanya sekedar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi
inti politik.
B. Cita – Cita
Menurut
kamus umum bahasa indonesia, yang di sebut cita-cita adalah keinginan,
harapan,
tujuan yang selalu ada dalam pikiran baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau
diperoleh seseorang pada masa mendatang.
C.
Kebajikan
Kebajikan
atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama
dengan perbuatan moral, perbuatan
yang sesuai dengan norma-norma adama dan etika. Manusia berbuat baik, karena
menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk bermoral.
Manusia
merupakan makhluk sosial, manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling
menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling
mencurigai,saling membenci,saling merugikan,dan sebagainya.
D.
Usaha
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk
mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya.
Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini
sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup
sempurna.
Kerja
keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau
dengan kedua-duanya. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan. Kemampuan
itu terbatas pada fisik dan keahlian/ketrampilan.
E.
Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinan / kepercayaan menjadi
dasar pandangan hidup manusia yaitu suatu pemikiran yang mendalam terhadap
sesuatu hal yang di anut dan
menjadi pedoman hidup yang berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat,yaitu:
1.
Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang
merupakan kekuatan tertinggi.
2.
Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia
mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir.
3.
Aliran Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan
gaib aninya kekuatan
yang berasal dan Tuhan, percaya adanya Tuhan
sebagai dasar keyakinan.
F.
Langkah – Langkah Berpandangan Hidup yang Baik
-
Mengenal
-
Mengerti
-
Menghayati
-
Meyakini
-
Mengabdi
Rangkuman Jawaban Kelompok 7
Maisa (kelompok 2)
aliran naturalisme contohnya Manusia dalah ciptaan Tuhan.
Sebutkan contoh aliran naturalisme dan aliran gabungan !
aliran naturalisme contohnya Manusia dalah ciptaan Tuhan.
Seseorang yang meyakini adanya tuhan. Tuhan tidak terlihat tetapi ketika
seseorang meyakini bahwa tuhan itu ada maka atas dasar keyakinan itu
maka Tuhan adalah kekuasaan tertinggi.
Contoh dari aliran gabungan adalah apa yang benar menurut logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani
Fikri ( kelompok 5)
Kesamaan dari ketiga aliran menurut Dokter Harun
3 aliran filsafat menurut Prof. Dr. Harun Nasution :
1. Aliran
Naturalisme aliran yang berspekulasi adanya Tuhan mengenai alam yang
terbentuk. Dimana kekuasaan tertinggi adalah percaya kepada Tuhan
melalui ajaran nabi dan pemuka agama.
2. Aliran Intelektualisme pandangan hidup manusia yang dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima oleh akal.
3. Aliran
Gabungan (naturalisme dan intelektualisme) adalah gabungan antara
perbuatan ghaib dan akal. Sehingga terjadi pandangan hidup sosialisme
(logika) dan sosialisme (religius).
Kesamaan
dari ketiga aliran ini adalah bahwa ketiga aliran ini membahas mengenai
keyakinan seseorang baik itu dengan Tuhan, akal, atau gabungan dari
keduanya.
Shelvy (kelompok 6)
Apakah pandangan hidup dan cita-cita bisa bersama??? Kalau bisa kenapa???
Bias karena cita-cita merupakan unsure dari pandangan hidup.
Ketika seseorang menentukan cita-citanya maka pandangan hidup seseorang
tersebut merupakan pedomannya untuk mewujudkan cita-citanya.
Agung (kelompok 8)
Hubungan antara cita cita dan pandangan hidup
Cita-cita merupakan unsure dari padangan hidup.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu ;
∗ Cita-cita
∗ Kebajikan
∗ Usaha
∗ Keyakinan / kepercayaan
Manusia dan Harapan
Manusia dan Harapan
A. Pengertian Harapan
Harapan berasal dari
kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan
berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan
menyangkut masa depan.
B. Sebab manusia memiliki harapan
Penyebab manusia mempunyai harapan adalah dorongan
kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Dorongan kodrat adalah sifat,keadaan
atau pembawaan alamiah sejak manusia di ciptakan. Dorongan itulah yang
menyebabkan manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup dan untuk
memenuhinya manusia harus bekerja sama dengan orang lain.
C. Pengertian Doa
Doa adalah permohonan kepada Tuhan yang disertai kerendahan
hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya.
Dengan berdoa manusia diajarkan tentang satu hal, bahwa sebagai makhluk Tuhan
kita memiliki sangat banyak kekurangan dan kelemahan, tanpa bantuan sang Khalik
kita tidak akan bisa memahami setiap kejadian di muka bumi ini.
D. Kepercayaan
Kepercayaan
berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan sesuatu
kebenaran. Kepercayaan ialah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau
keyakinan akan kebenaran. Kebenaran menurut Peodjawiyatna adalah merupakan cita
– cita orang yang tahu, dalam hal ini kebenaran merupakan kebenaran logis,
sehingga manusia selalu memilih sebelum melakukan tindakan apakah tindakan ini
salah atau benar menurut keyakinannya.
E. Kepercayaan dan usaha meningkatkannya
1. Kepercayaan dibedakan
menjadi :
a. Kepercayaan
pada diri sendiri
b. Kepercayaan
kepada orang lain
c. Kepercayaan
kepada pemerintahan
d. Kepercayaan
kepada Tuhan
2. Usaha untuk
meningkatkan kepercayaan kepada Tuhan :
a.
Berpikir positif
b.
Kenali diri sendiri dan sesuaiakan dengan lingkungan
c.
Terima segala kekurangan anda dan jangan jadikan sebagai
penghalang untuk maju
d.
Yakin dengan kemampuan yang anda punya
e.
Perbanyak teman dan saling berbagi informasi, ilmu dan cerita
f.
Rapihkan penampilan dan jaga tutur kata
Manusia dan Kegelisahan
Manusia dan Kegelisahan
A. Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah,
yang berarti tidak tentram hatinya,
selalu merasa khawatir, tidak tenang,
tidak sabar, cemas. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku
atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah
satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan
juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan.
1.
Macam – macam kegelisahan :
a.
Kegelisahan Negatif
Kegelisahan yang berlebih-lebihan/yang
melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan,
di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan
positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang
diinginkan
b.
Kegelisahan Positif
Kegelisahan dalam arti yang baik
digunakan sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak
permasalahan, sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap
bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga.
2.
Sebab – sebab orang gelisah :
Seseorang
merasakan
kegelisahan
biasanya
karena
merasa
tidak bisa melakukan sesuatu yang akan dikerjakannya pada masadepan. Misalnya, gelisah karena takut tidak mendapat
kerjaan, atau bisa juga gelisah karena merasa tidak bisa mengerjakan tugas dari
kampus dan kantornya.
Rasa gelisah
timbul
ketika
pikiran
kita
sudah
dimasuki rasa negatif
yg
begitu
tinggi
akan
sesuatu, sehingga rasa percaya
diri
akan
hilang.
3.
Cara mengatasi
kegelisahan :
a.
Bersikap tenang
b.
Mencari akar
masalah
c.
Introspeksi
d.
Konsultasi
e.
Berfikir logis
f.
Berserah diri
pada Tuhan
B. Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata
dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal,sehingga kata terasing
berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau
terpencil. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah
mengalami hidup dalam keterasingan sudah tentu dengan sebab
dan kadar yang berbeda satu sama lain.
1.
Faktor terjadinya
keterasingan :
a.
Faktor Intern
Fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa
berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan.
b.
Faktor Ekstern
Faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun
biasanya bersumber pada faktor yang pertama.
C. Kesepian
Kesepian
adalah ‘sendirian’, tidak ada yang menemani (alone). Sebenarnya,
kesepian bukan sekedar kondisi ‘sendiri’, tapi lebih condong ke ‘rasa’.
Perasaan kosong, sendiri, tidak diinginkan. Jadi kesepian (loneliness)
itu berbeda dengan kesendirian (being alone).
1.
Penyebab
kesepian :
a.
Terpaku pada
kenangan lama
b.
Penyesalan yang
berkepanjangan
2.
Dampak kesepian
:
Beberapa studi
menunjukkan adanya kaitan antara kesepian dan isolasi dari kehidupan sosial
dengan beragam macam penyakit fisik, dari kanker, penyakit jantung, peradangan
hingga gangguan daya tahan tubuh. Kesepian membuat level cortisol dan tekanan
darah menjadi kacau dan memicu reaksi berlebihan yang menimbulkan stres.
John Cacioppo juga
mengatakan bahwa orang dewasa yang kesepian cenderung mengkonsumsi alkohol
lebih banyak, kurang berolahraga, kualitas tidur kurang baik, mudah merasa
lelah, lebih sering makan makanan tinggi lemak serta mengalami penuaan dini (premature
aging).
3.
Tips mengatasi
kesepian :
a.
Tingkatkan percaya
diri
b.
Bergabung dengan
beberapa kegiatan dalam komunitas
c.
Berteman dengan
orang yang punya sikap dan menganut nilai yang sejalan dengan anda
d.
Belajar untuk
lebih mendengarkan daripada berbicara
e.
Keluarlah dari
kamar dan lakukan kegiatan di ruang publik meskipun tidak ada teman yang bisa
menemani saat itu
f.
Kadangkala kita
merasa rindu bukan dengan orangnya saja tetapi juga dengan kegiatan yang
dilakukan bersama orang tersebut
g.
Miliki binatang
peliharaan
h.
Sediakan eaktu
untuk keluarga
i.
Gunakan waktu
luang untuk mempelajari keahlian baru
D. Ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti
artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah
yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. ltu semua adalah akibat pikirannya tidak
dapat konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebabkan oleh berbagai sebab, yang
jelas pikirannya kacau.
1. Sebab – sebab terjadi ketidakpastian :
a. Obsesi
b. Phobia
c. Kompulasi
d. Histeria
e. Delusi
f. Halusinasi
g. Keadaan emosi
2. Usaha mengatasi ketidakpastian :
Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik,
atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya.Untuk dapat
menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andai kata
penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila
hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak
atau pergi sendiri ke psikolog.
Bila penyebabnya itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah,
yaitu dipertemukan dengan orang yang dirindukan. Phobia atau jenis takut bisa
dilatih dari sedikit, sehingga tidak takut lagi. Orang takut
ular, takut ulat yang berbulu, dapat disembuhkan karena dibiasakan dengan
benda-benda tersebut.
Orang
yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami musibah, baru berkurang
kesombongannya, tetapi mungkin tidak. Andai kata mereka
sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang
menyembuhkan masyarakat sekitamya dan dirinya sendiri.
Jumat, 16 Januari 2015
Kelompok 8
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang
berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan
kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu menagandung
pamrih.
MANUSIA
DAN TANGGUNG JAWAB
A. PENGERTIAN
TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah,
keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.
Tanggung Jawab adalah kesadaran manusia akan tingakah
laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung
Jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Seorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran
atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas
kepentingan pihak lain. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi
bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung
jawab.
B. Macam-macam
Tanggung Jawab
1. Tanggung Jawab
terhadap diri sendiri
Contoh:
Sindii mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi
karena ia sudah terlambat datang kekantor dan menerobos lampu merah lalu ia
harus berurusan dengan polisi karena telah melanggar aturan berlalu lintas
akibatnya ia berada dikantor polisi. Konsekuensinya ia harus kekantor polisi
dan tidak pergi kekantor. Itu adalah salah satu contoh tanggung jawab terhadap
diri sendiri.
2. Tanggung Jawab
terhadap keluarga
Contoh:
Seorang ibu yang mempunyai tanggung jawab dan
berkewajiban mendidik anak-anaknya dan seorang ayah yang mempunyai tanggung
jawab dan berkewajiban untuk menafkahi keluarganya.
3. Tanggung Jawab
terhadap masyarakat
Contoh:
Andri merupakan salah satu warga desa Payobasuang, di
desa tersebut sedang diadakan pembangunan masjid yang dilakukan secara
bergotong royong. Andri di undang oleh ketua RT untuk dapat bergabung dengan
warga lain dalam pembangunan masjid yang diadakan pada hari Minggu. Andri
sebagai manusia yang sadar akan pentingnya hubungan sesema menghadiri dan ikut
membantu dalam proses gotong royong dalam pembangunan masjid.
Berdasarkan contoh diatas kita dapat menyimpulkan
bahwa Andri sebagai manusia rela mengorbankan beberapa jam waktu libur nya
bersama keluarga untuk dapat bergabung dengan warga lain dalam pembangunan
masjid. Ini membuktikan bahwa Andri sebagai warga mempunyai rasa tanggung jawab
untuk dapat berpartisipasi dalam gotong royong pembangunan masjid bersama
warga.
4. Tanggung Jawab
kepada bangsa/Negara
Contoh :
Pada pemilu
presiden kemarin dua kandidat yakni nya prabowo dan jokowi bersama-sama
berusaha menarik empati rakyat untuk dapat memilih mereka sebagai presiden
untuk periode 2014-2015. Didalam kampanye yang mereka lakukan, mereka selalu
menaati aturan-aturan kampanye yakni tidak adanya ricuh atau bentrokan diantara
kedua kubu, mereka juga membuktikan bahwa dengan sportif menerima hasil pemilu
yang telah dilakukan tanpa adanya aksi anarkis.
5. Tanggung Jawab
terhadap Tuhan
Contoh:
Sebagai seorang muslim kita diperintahkan untuk melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari. Namun terkadang kita masing sering meninggalkan sholat. Berarti kita sudah meinggalkan tanggung jawab kita terhadap tuhan. Untuk itu sebagai manusia yang rasa tanggung jawab kepada tuhan kita haruslah melaksanakan sholat lima waktu dengan tepat waktu.
Sebagai seorang muslim kita diperintahkan untuk melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari. Namun terkadang kita masing sering meninggalkan sholat. Berarti kita sudah meinggalkan tanggung jawab kita terhadap tuhan. Untuk itu sebagai manusia yang rasa tanggung jawab kepada tuhan kita haruslah melaksanakan sholat lima waktu dengan tepat waktu.
C. Pengabdian dan
Pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan
pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan
manusia itu sendiri.
a.) Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran,
pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang,
hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan tulus tanpa
mengharapkan imbalan.
b.) Pengorbanan
Langganan:
Postingan (Atom)
